Jumat, 13 Desember 2013

Cintaku Di Atas Aksara Hati

Tanganku meraih salah satu karya diatas tumpukkan berdebu, satu karya dari seorang penulis legendaries kala itu, Melina S. dengan judulnya Romantis, aku sangat penasaran dengan judulnya, walau usang namun tidak membuatku acuh melihatnya.

Pagi itu perpustakaan tidak begitu ramai, seperti biasa hanya segelintir siswa yang duduk serius untuk sekedar membaca buku. Aku senang dengan suasana seperti ini, tenang, membuat pikiran lebih segar, apalagi ketika sebuah buku ditanganku dan langsung aku santap, mulai deh imajinasiku melayang entah kemana, maklum aku penyuka cerita fiksi.

“Buku apalagi San ? antusias banget sih ngambilnya” Tanya Indah.
Indah Saraswati, sahabatku yang cantiknya minta ampun, pinternya gak ketulungan, dan gayanya santai abis, selalu bersamaku kemanapun.  Dia adalah orang yang paling setia menemaniku menikmati fiksi-fiksi dari penulis manapun. Dia sering memberiku referensi fiksi yang bagus, memang dia sahabat yang setia selama dua tahun ini.

Kenalkan namaku Sandra Giandra, duduk di kelas 10 IPA 1 SMA Budi Luhur bersama Indah, kata Indah aku ini orangnya terlalu melankolis, gampang terhanyut perasaan, dan suka jayus alias ngelucu garing, tapi biarpun begitu, aku ini setia sama teman dan selalu peka sama perasaan orang lain, ya itulah pernyataan yang pernah Indah bilang sama aku.

“Fiksi dari Melina S. nih judulnya Romantis, kayanya sih isinya juga romantis, hehe” jawabku sambil membawa buku itu untuk di pinjam.
“Oh, yaudah yuk ke kelas, gue dapet buku keren nih, judulnya Perkembangan Sains di Indonesia”
“Dasar ya anak pinter, bacanya yang kaya begituan terus”

Setelah beberapa lama kami memilih buku, akhirnya buku itu udah di tangan kami, dan langsung kami pinjam untuk seminggu. Memang jangka waktu untuk meminjam buku di perpus tidak boleh lebih dari seminggu.
Sampai di kelas, bell masuk berbunyi, saatnya Matematika, pelajaran Indah banget itu, dan sekarang giliran Indah yang antusias mengambil buku Matematika dari tasnya.

Beberapa jam berlalu, bell istirahat berbunyi, udah gak sabar buat menikmati siomay dan es jeruk Bu Juan, yang enaknya gak ketulungan. Kantin Time…
“San, lo tau gak sih ? kata Dina di sekolah kita ada cowok cakep lho !” Indah tiba-tiba datang, dan duduk di sebelahku.
“Ah masa sih, bukannya semua cowok itu cakep ya, kalau cantik, cewek dong” jawabku
“Kan jayusnya mulai deh, ini serius”
“Emang siapa sih ? penasarankan jadinya”
“Kata Dina ada cowok cakep, cool, keren, pinter, tajir, kakak kelas kita, kelas 12 IPA 1 namanya Angga Widiantara”
“Itu kata Dina kan ? kok lo langsung percaya aja ? cakepkan relatif”
“Masalahnya gue udah liat orangnya, gue udah tau, dan emang cakep dan cool, kelihatannya juga orang kaya, dan kemana-mana suka bawa buku”
“Oh…”
“Nah, Nah itu San kak Angga, liat deh !” Indah menunjuk pada seorang cowok, dengan earphone di telinganya dan sebuah buku di tangannya.
“Itu ? kelihatannya sih begitu San, tapi gue rasa dia cuek abis”
“Iya”
Karena desakkan Indah agar aku memperhatikan Kak Angga, mau gak mau aku memperhatikannya, aku berusaha mencari apa yang special darinya ?
“Liat San, itu cewek- cewek centil ya, udah tau Kak Angga cuekkin, tapi masih aja ngejer- ngejer di belakangnya, kaya buntut aja”
Aku tak menghirau kata-kata Indah, aku terkejut melihatnya, melihat sebuah buku di tangannya, buku fiksi. Dia penyuka buku fiksi ? cowok secuek itu suka  buku fiksi ? ah rasanya aneh. Itu seperti security yang menangis tiba-tiba, lucu sangat lucu.
“Ndah, lo liat deh buku apa yang dia pegang, Fiksi dari Galia R. Yan, isinya kan sedih mellow semua, lo yakin dia orangnya cuek dan cool ?”
“Iya San, tapi liat aja gayanya cool”
“Gue merasa dia orangnya melankolis, gak mungkin orang yang baca fiksi Galia R. Yan itu cuek, pasti dia orangnya……..”
“Yaudah siomaynya dingin tuh, es jeruknya jadi anget ntar” Indah memotong pembicaraanku
“Yah jayus deh”
“Hahaha”

Semenjak percakapan di kantin bersama Indah tentang Kak Angga, sampai sekarang aku penasaran siapa Kak Angga sebenarnya ? aku gak yakin dia seorang cowok cool, melainkan dia juga seperti apa yang Indah utarakan tentang aku, dia seorang melankolis.

Fiksi dari Galia R. Yan itu mellow semua, ketika pertama aku baca fiksinya, yaitu buku yang Kak Angga pegang kemarin, aku sampai menangis tak tertahankan, dan galau berhari-hari, sampai-sampai Indah membelikanku Fiksi comedy untuk menghilangkan kegalauan itu.

Yup, saking sibuknya memikirkan siapa Kak Angga, aku sampai lupa dengan buku yang kemarin aku pinjam di perpus, padahal penasaran banget. Hari ini akan kuhabiskan waktukku khusus baca fiksi dari Melina S. ini, akan kujadikan hari minggu ini, minggu dimana imajinasiku on air.

Satu persatu halaman kubuka dan kubaca, keren, sungguh keren isinya, benar- benar romantis ceritanya, sesuai dengan judulnya. Seorang cewek bodoh menyukai cowok pintar dan dia hanya bisa melihat, memimpikan dan menunggunya, karena sang cowok itu tak pernah kenal dan menganggapnya, hingga suatu saat mereka berkenalan di salah satu rumah sakit, adik cowok itu menderita kanker darah dan harus membutuhkan donor……. Bla.. bla.. bla..

Keseruanku berakhir ketika aku menemukan secarik kertas lusuh berwarna hitam di halaman 17, langsung ku buka isinya dan… sebuah puisi berjudul 17.
17
Masaku akan tiba 2 tahun lagi
Sebuah usia dimana aku telah dewasa nanti
Harapan serta doa keluarga mengalun dalam nadi
Tapi dimana cintaku dalam hati ?
Apa mungkin aku menemukannya di 17 nanti ?
Ataukan kamu yang membacanya saat ini ?
Dan aku hanya bisa berdoa,
 Biarkan aku dan kamu dipertemukan dalam sebuah fiksi terindah di dunia ini

Yang terhanyut dalam cerita ini, ( 28 juli 1996 ).

Haduh, ada- ada aja ya orang se-iseng ini, sampai nulis puisi dan berharap cintanya datang, plis deh… sesukanya aku dengan fiksi gak perlu se- ekstrim ini dong, berharap banget deh cintanya di pertemukan karena sebuah fiksi.

Ada tanggal lahir penulis puisinya, 28 Juli 1996, yup tepat kemarin dia berulang tahun di usianya yang ke 17, kira- kira sampai saat ini dia udah menemukan cintanya belum ya ? udah ah lupakan, aku masih ingin menikmati fiksi dari Melina S. ini.

Aku berlari menuju ruang kelas, karena udah gak sabar buat cerita tentang puisi 17 itu pada Indah. Namun, brukkk… aku terjatuh menabrak seseorang, aku segera membereskan fiksi- fiksiku yang berceceran di lantai.

“Sorry, sorry” orang itu memabantuku memberekan buku-bukuku. Aku langsung melihat siapa yang menabrakku tadi, dan trala… dia Kak Angga.

“Kamu penyuka fiksi ?” Tanya Kak Angga.

“Iya” aku menjawab seadanya, dia masih di depanku, terdiam melihat salah satu fiksiku, kudapati wajahnya begitu kaget, entah apa yang ia pikirkan, tapi aku rasa ada sesuatu. Aku mencoba berdiri, dan Kak Angga masih terduduk, seperti orang terkejut.

“Kak, Kak… Makasih ya, saya duluan” kataku membuyarkan lamunannya, dan pergi meninggalkannya.

“Tunggu !” Kak Angga memegang tanganku, menjegat aku untuk pergi.

“Siapa nama kamu ?” Tanya Kak Angga.

“Sandra”

“Sejak kapan kamu suka fiksi dan meminjam buku perpus ini ?” tanya Kak Angga dengan matanya yang berkaca-kaca, dan aku hanya bingung, ada apa semua ini ?

“Sejak saya bermimpi atas seseorang dalam fiksi saya Kak”

“Sandra, kamu adalah fiksi saya sesungguhnya” aku terkejut mendengar pernyataannya tadi.

“Maksud kakak ?”

“Fiksi Melina S. , dan secarik kertas hitam itu adalah satu-satunya harapan saya tentang cinta saya”

Aku terkejut, aku merasa listrik 10.000 volt menyerangku, pernyataan itu, sikap itu, membuat hatiku bergetar, apa mungkin Kak Angga itu ?

“28 Juli 1996, penulis puisi 17, seseorang yang terhanyut dalam fiksi Melina S. , dan harapan cinta itu…Apa maksudnya ?” Tanyaku pada Kak Angga.

Tiba- tiba Kak Angga memelukku, meneteskan air matanya, akupun juga begitu, cairan hangat itu membasahi pundak kak Angga, cowok cool itu menjadi melankolis di hadapanku.

“Ya, fiksiku telah dimulai, kamu dan saya adalah tokohnya, saya penulis puisi 17 itu, karena saya terlalu terhanyut dalam cerita fiksi- fiksi itu, fiksi Melina S. membuat saya yakin akan cinta sejati”

Aku berusaha melepas pelukannya, aku hanya mau terhanyut dalam cerita fiksi, bukan non fiksi seperti ini, aku langsung berlalu menuju kelas, aku menangis, aku tak mau ini terjadi, karena aku masih ingin menikmati cerita panjang fiksi ini.

“Indah…” di ruang kelas aku memeluk Indah, pelukkan Indah biasanya selalu menyadarkanku tentang hidupku sesungguhnya bukan imajinasi tak bertanggung jawab itu.

“Ada apa San ?”

“Fiksi itu mempertemukanku pada seseorang” kataku sambil memelukknya dengan erat, dan kubiarkan air mataku mengalir di pundak sahabatku itu.

“Apa maksudnya, Sandra ? aku gak ngerti”

“Secarik kertas hitam ini, karya Kak Angga,  tentang harapannya pada cintanya agar dipertemukan pada salah satu fiksi, dia memelukku tadi. Sejak ia menulis puisi itu 2 tahun lalu, dan akulah orang yang membacanya pertama”

Tiba-tiba Kak Angga datang menghampiriku, dan semua murid di kelas terkejut karena cowok idaman mereka hadir di dalam kelasnya.

“Sandra maafkan saya, saya terlalu terhanyut dalam imajinasi, terhanyut pada mimpi saya pada suatu malam 2 tahun lalu”

Aku melepaskan pelukanku pada Sandra, aku menghampiri Kak Angga, aku berusaha memperjelas semuanya.

“Apa Kak Angga tau ? saya pernah bermimpi disuatu malam, cintaku hadir pada salah satu fiksi yang saya baca, dan ternyata itu terjadi, jangan minta maaf  karena gak ada yang salah” Kudapati raut wajah Kak Angga begitu berbinar seakan mengisyaratkan bahwa dialah mimpi itu.

“Hah ? kamu benar- benar meyakinkan saya atas cinta saya Sandra”

“Tapi saya ingin di cintai karena saya, karena kehidupan asli saya, karena hati saya, dan karena Tuhan, bukan karena fiksi, bukan karena kebetulan itu, dan bukan karena imajinasi”

“Saya tau, tapi entah mengapa, saat ini hati saya memilih kamu”

“Saya merasakan apa yang Kak Angga rasakan, saya tau itu”

“Sandra, maukah kamu menjadi tokoh dalam fiksi saya sesungguhnya ?”

“Kak, biarkan cinta asli ini mengalir dan disatukan saatnya nanti” 

Aku pergi meninggalkannya, dan menangis sejadi- jadinya, aku tidak tau harus berbuat apa, aku bisa menjadi orang paling melankolis jika dihadapkan pada sebuah fiksi, aku bisa menjadi orang tergalau jika dihadapkan sebuah cinta yang datang disaat yang tak terduga, dan kini aku hanya bisa menghindar, dan membiarkan hatiku untuk tetap ada pada kenyataan.

Perbincangan 3 tahun yang lalu itu adalah penutup klimaks dalam fiksiku, fiksiku masih berakhir dalam klimaks, belum berlanjut lagi, dan terhenti. Biarkan aku hidup pada kisahku yang asli, bukan kisah tak bertanggung jawab ini. Hubunganku dengan Kak Angga masih terombang ambing dalam ombak lautan, kami berpisah, tidak satu universitas, seperti sebelumnya aku masih bersama Indah. Walaupun aku dan Kak Angga berpisah, tapi kami masih berhubungan, hanya goresan tinta pada ribuan surat yang  menorehkan segala perasaan cinta kami.

By : Assyifa Restu


Senin, 23 September 2013

Kesederhanaan

Kesederhanaan itu butuh latihan... karena manusia pada dasarnya tidak sederhana, mereka terlalu khusus dibuat oleh Tuhan, terlalu mewah untuk dilihat, terlalu berharga untuk di rusak, terlalu mahal untuk dimilikki. Sesungguhnya Tuhan menyukai kesederhanaan, tapi Dia terlalu sayang sama hambanya, makanya kita diciptakan khusus olehNya.
Sebenarnya di dalam kesederhanaan ada kebahagiaan, ketika kita hidup dengan kesederhanaan, dan ingin menikmati sesuatu yang mewah sekali-kali, itu akan terasa nikmatnya. Ketika kita punya suatu kelebihan, namun kita buktikan bukan kita umumkan itu akan terlihat lebih special oleh orang lain. Ketika kita punya suatu kekayaan namun kita nikmati bukan kita sombongkan, sesungguhnya Tuhan akan menambah nikmat kita, apalagi kekayaan itu dipakai untuk berbagi, janji Tuhan itu benar, Dia,malah akan lebih memperkaya kita, bukan hanya materi, namun jasmani juga rohani.
Mulai sekarang hiduplah dengan sederhana bukan hidup sesederhana mungkin. :D

Rabu, 29 Mei 2013

Biografi Austin Mahone

Kali ini saya akan membahas tentang penyanyi Hollywood yang sedang meroket, Austin Mahone. Di Usianya yang masih 17 tahun namun namanya sudah menjelajahi dunia dan di tahun ini ia sudah tour bareng dengan Taylor Swift dan concert bareng di LA, USA. Mari kita simak awal karir dan biografi Austin Mahone

Austin Mahone mempunyai nama lengkap Austin Carter Mahone, lahir di San Antonio, 4 April 1996. Mengawali karir melalu postingan video di youtube dengan temannya  Alex Constancio pada Juni 2010. Lalu  ia banyak mengcover lagu, salah satunya lagu justin bieber berjudul Mistletoe, yang dirilis pada tahun 2011 dan begitu populer sehingga ia ditawari untuk membuat single pada tahun 2012 yang berjudul 11:11 , selanjutnya ia merilis beberapa lagu seperti say somethin, say you're just a friend, heart in my hand, dan what about love yang baru-baru ini dirilis.

Ayah Mahone meninggal ketika ia berusia 16 bulan, ia dibesarkan oleh ibunya michele, tinggal di kota Seguin, San Antonio, dan La Vernia. Setelah ibunya bercerai dengan suami keduanya, mereka pindah kembali ke San Antonio dan ia melanjutkan sekolah di Lady Bird Jhonson High School, tapi harus keluar dan home schooling karena ketenaran dan pekerjaannya. Pada mei 2012 mereka pindah ke Miami, Florida.

Taukah kalian bahwa Austin itu Beliebers ??? dia ngefans dengan Justin Bieber dan lagu Bieber yang paling Austin suka itu One Less Lonely Girl. Banyak yang bilang kalau dia itu The Next Of Justin Bieber lho ! kemampuan suaranya Austin juga gak kalah bagus. Austin mempunya Fans yang dinamakan Mahomies. Aku juga salah satu big fansnya ! selain keren, cakep, cool, dan tampan, suaranya bagus banget.

Twitter Austin Mahone : @AustinMahone
Instagram : Austin Mahone
Keek : Austin mahone
Situs web : austinmahone.com

#Mahomies <3


kalian bisa download lagu-lagu austin disini
http://www.index-of-mp3s.com/download/lagu/bda83b24/austin-mahone/
kalian juga bisa akses youtubenya disini
http://www.youtube.com/channel/UC1sqAR9qukJuI5fCra6mP-A



Ini dia Alex dan Austin, Dekorasi Concert Austin bareng Taylor di LA

Semoga Bermanfaat :)  

Rahasia Tidur Fakta Tidur Berkualiatas

Tidur merupakan bentuk istirahat yang paling baik, karena di saat tidur seluruh tubuh fisik kita beristirahat total sehingga memberi kesempatan kepada organ-organ dan sel-sel yang rusak untuk melakukan perbaikkan. Tidur juga merupakan periode ketika otak memadukan pengalaman satu hari itu, menyaring, memilih, dan mengarsipkan, serta menyelesaikan masalah. 
Tidur biasanya tak lepas dari mimpi. Mimpi merupakan bagian alami dari proses ini, taukah anda jika mimpi itu merukan sumber ilham terbesar orang jenius dan kreatif.
Menurut Richard Wiseman, seorang profesor psiologi, mengatakan, riset telah membuktikan bahwa otak manusia bekerja lebih kreatif saat berada dalam kondisi relaks dan nyaman dibandingkan saat berada di bawah tekanan. Mimpi pada saat tidur menghasilkan kombinasi luar biasa antara ide-ide dan hal-hal yang suri. Keduanya menghasilkan solusi menakjubkan bagi sebuah permasalahan yang dihadapi saat bekerja.
Tapi taukah anda berapa lama seharusnya kita tidur dalam sehari ? semua itu bervariasi, namun waktu yang diperlukan untuk tidur pada anak-anak lebih banyak dibandingkan pada orang tua, jika bayi memerlukan waktu 16 jam untuk tidur, maka orang tua hanya butuh separuhnya, dan itu kembali pada kebiasaan setiap orang yang dibawa semasa perkembangannya menjelang dewasa. 
Tidur ditentukan bukan banyaknya kita tidur (kuantitas) melainkan sedalam apa kita tidur (kualitas), banyak orang yang tidur hanya 3 jam, namun karena tidurnya berkualitas, dia tetap sehat dan bugar.
Ada beberapa solusi yang mungkin anda dapat lakukan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas :
1. Rutin berolahraga, walaupun hanya 15 menit sehari namun rutin, akan membantu anda untuk berkualitas dalam tidur.
2. Memprogram tidur anda dengan kekuatan pikiran, memprogram tidur adalah cara yang efektif, dengan program secara tidak sadar otak kita akan menyuruh kita untuk tidur pada waktunya.
3. Makan buah-buahan, terutama pisang.
4. Berelaksasi sebelum tidur.


Lanjut ke masalah insomnia, bagaimana dengan para insomnia ? kali ini saya akan membahas sedikit solusi untuk para insomnia. Insomnia makhluk celaka yang ditakuti yaitu susah tidur, mudah terbangun di tengah  malam, dan bangun lebih cepat dari yang diinginkan. dan bagaimanakah solusinya ?
1. Dengan mengamati sesuatu yang membosankan, seperti mengamati ikan di aquarium, mengamati botol air mineral, dll.
2. Berdoa, berdoa merupakan salah satu bentuk keyakinan kepada yang Kuasa, dengan begitu akan menenangkan diri dan kita bisa tertidur.
3. Dengan gerakan yoga sebelum tidur.
4. Meredupkan lampu kamar.
5. Relaksasi sebelum tidur.
6. Menghitung kancing juga bisa.
Ada banyak cara untuk menghilangkan insomnia, dan itu tergantung anda sendiri untuk melawannya.

Itulah sebuah artikel saya tentang Rahasia Tidur. Semoga bermanfaat :)

Sabtu, 04 Mei 2013

Gara Gara Sambal Goreng

Di pagi yang mendung di selimuti rintikan hujan, kedua kakak beradik Dani dan Rino berangkat sekolah dengan berjalan kaki walaupun pagi itu sedang turun hujan gerimis, rumah mereka juga tidak jauh dari sekolah. Mereka berdua terlihat sangat kompak apalagi ditemani sebuah payung hijau di atas kepalanya.
Di saat mereka sedang berjalan sambil bersenda gurau tiba tiba sebuah mobil mewah melintas sangat cepat sehingga mereka terkena genangan air.
“ Hei, kurang ajar lo, baju gue basah nih “ ujar Rino sambil memegang bajunya.
“ Aduh baju kita jadi kotor, gimana nih ? “ sambung Bang Dani dengan memelas.
“ Yaudalah mau diapain lagi “ jawab Dani.
Akhirnya mereka berdua melanjutkan perjalanannya lagi walaupun seragam mereka kotor terkena genangan air.
Sesampainya di sekolah yaitu di SMP Pekerti Luhur, mereka segera memasuki gerbang dan segera memasuki ruang kelasnya masing masing karena bell masuk juga sudah berbunyi, Bang Dani memasuki ruang kelas9 sedangkan Rino memasuki ruang kelas7.
Beberapa jam pun berlalu, bell pulang telah berlalu, Bang Dani dan Rino segera pulang ke rumah dengan berjalan kaki juga, siang hari itu sangat panas, cahaya matahari yang begitu dahsyat tepat berada di atas kepala mereka. Karena kejadian tadi pagi Bang Dani dan Rino terlihat masih sangat kesal.
Sesampainya di rumah, mereka disambut hangat oleh ibu yang telah menantinya, mereka segera makan di ruang makan, siang itu ibu memasak ayam goreng, telur goreng  dan satu lagi sambal goreng yang sangat pedas dari cabai pilihan kesukaan Bang Dani dan Rino, tidak lupa dengan nasi panas yang

baru sejenak matang dan di temani oleh es jeruk manis di sampingnya .
“ Siang ini wajah kalian tertekuk terus dan mengapa seragam kalian kotor ? “ Tanya ibu sambil menemani mereka makan siang.
“ Tadi pagi saat kita jalan ada mobil melintas sangat cepat, dan kita terkena genangan air, bu “ jawab Rino sambil menyaduk makanan ke mulutnya .
Mereka berdua menceritakan kejadian tadi pagi yang telah membuat mereka sangat kesal,  sampai siang ini mereka  masih sangat kesal,  karena kekesalanya tanpa mereka sadari mereka  telah menyaduk sambal goreng buatan ibu begitu banyak ke mulutnya akhirnya mereka seperti cacing kepanasan, mereka langsung mencari minum, karena mereka tidak tenang, di saat mereka sedang ingin mengambil es jeruk manis di sampingnya mereka malah menjatuhkan gelasnya, ibu pun segera mengambil air minum di dapur dan langsung segera memberi munumnya kepada Bang Dani dan Rino.
 Siang itu menjadi gaduh karena ulah Bang Dani dan Rino yang begitu ceroboh, beberapa gelas air minum telah mereka habiskan kini mereka sudah merasa sedikit tenang walaupun wajah mereka terlihat sangat merah dan tegang. Ibu juga terlihat sangat  lelah karena dari tadi mangambilkan air minum dari dapur untuk Bang Dani dan Rino.
Sambal buatan ibu yang sangat enak rasanya telah mereka habiskan sehingga ayah yang pulang kerja tidak dapat merasakan nikmatnya sambal goreng buatan ibu.
Perut mereka seperti diremas remas dan panas walaupun ibu sudah melakukan berbagai cara untuk mengobatinya. Dari siang itu sampai malam harinya mereka merintih kesakitan, beberapa kali mereka keluar masuk toilet. Karena sakitnya perut mereka, sampai tiga hari mereka tidak masuk sekolah karena masih merasa sakit yang luar biasa.

Selasa, 30 Oktober 2012

Kreativitas Dan Fasilitas

 Guru adalah sosok yang paling mulia, paling sabar, dan paling setia. mereka mencurahkan semua hati dan pikirannya untuk mengajar serta membimbing para pelajar agar dapat sukses masa depannya. tetapi banyak masalah- masalah yang timbul karena faktor kemonotonan guru dalam mengajar ataupun fasilitas sekolah yang kurang memadai, faktor itu yang saya rasakan dan amati saat ini. Sekolah, langkah pertamaku untuk menjadi anak yang lebih baik, sekolah mediaku untuk menuntut ilmu, berkomunikasi, serta bersosialisasi, karena disitulah hadirnya suka duka dalam hidupku. ketika itu aku masih kelas 5 SD, pengalamanku disana macam- macam, ada suka, ceria, tawa, canda bahkan teman, tapi selain itu ada juga dukanya, yang pastinya berkaitan dengan pelajaran. aku sadar aku terlalu pas- pasan, sampai- sampai ibuku capek untuk mengajariku setiap hari. ibuku selalu bertanya padaku 'sebenarnya bagaimana gurumu mengajar disekolah ?' aku sealau menjawab 'gurunya cuma sering ngasih tugas baca' ibuka lagi- lagi menggerutu 'duh, ibu capek ah ! harus bantu kamu baca terus' . keesokan harinya lagi- lagi terulang, guruku cuma ngasih tugas baca, dan pertemuan selanjutnya ada test lisan. pulang ke rumah dengan cueknya aku minta tolong lagi ke ibu 'bu besok ada ulangan lisan, disuruh baca' ibuku menghela nafas 'yasudah kamu bacalah' aku berlalu meninggalkan ibu dengan hati kesal 'males ah ! banyak banget, nanti aja udah baca taunya gak jadi ulangan lisannya'. Dari cuplikan pengalaman SDku itu, menurutku guru itu bukan hanya pendamping di kelas saat belajar tapi juga pembimbing muridnya dalam belajar, bukan hanya tugas seorang ibu yang membimbing anaknya, tetapi juga tugas guru membimbing muridnya. Menurut saya kreativitas guru itu sangat diperlukan saat ini dalam kurikulum pelajaran, bagaimana pelajaran yang sulit dapat diterima dan dikuasai oleh muridnya, dan juga kepandaian guru dalam membimbing muridnya. tetapi untuk saat ini, menurut saya Guru di SMP saya sudah cukup bagus kreativitas para gurunya dalam belajar, guru- guru disana tau apa yang harus beliau lakukan untuk membuat muridnya nyaman dengan pelajarannya, terutama saat ulangan harian, beliau mengerti dengan cara apa beliau memberikan materi saat ulangan, tidak harus dengan disuruh banyak baca atau menulis, tetapi di sela- sela mereka memberikan materi, mereka juga menyelipkan beberapa masukan dan pengetahuan- pengetahuan kepada muridnya, sehingga demikian pengetahun para murid dapat lebih luas. Serta juga bukan hanya tugas guru dalam menciptakan generasi- generasi yang hebat, tetapi juga tanggung jawab kita untuk memajukan bangsa kita kedepannya. Mengetahui pentingnya sosok guru dalam mengajar, perlu juga memandang fasilitas sekolah. Fasilitas dibeberapa sekolah negeri saat ini menurut saya masih kurang memadai, seperti bangunan masih kurang layak,ruang kelas masih kurang dibandingkan dengan siswa yang diterima, komputer juga perlu, karena saat ini media komunikasi dan informasi itu sangat penting, apalagi untuk dipelajari dan juga buku paket atau cetak masih kurang. Hal tersebut mesti diperhatikan juga, karena fasilitas juga sebagai penunjang dalam belajar mengajar. Maka kesimpulannya, saat ini kretivitas dan fasilitas sangat dibutuhnkan bagi para pelajar, sehingga mereka dapat menjadi anak- anakyang hebat. Bagaimanapun.. Guru adalah sosok yang paling mulia, paling sabar, dan paling setia. Maju terus generasi- generasi bangsa ! jangan menyerah dan teruslah belajar, berkarya dan berprestasi !

Minggu, 23 September 2012

Mind's logis

Mind's logis atau pikiran positif adalah sebuah apresiasi kemampuan otak untuk berfikir apa yang benar ataupun salah, masuk akal ataupun atau tidak masuk akal. Biasanya otak dapat berfikir logis ketika ada sesuatu yang ganjil oleh mata, gerak tubuh, dan pendengaran, bahkan bisa juga berkenaan dengan indera manusia. Ciri-ciri mind's logis berjalan : - cepat tanggap dalam keadaan mendesak - berani mengapresiasi pendapat secara langsung karena saat itu otak sedang menyerap apa yang sebenarnya jalan kejadiannya Sebenarnya banyak ciri ciri dalam berfikir logis, katena semua itu tergantung kita dalam menyikapi dan menangkapnya. Bacaan ini juga termasuk kedalamnya yaitu dengan dibuat karena fikiran logis. Keseharian kita juga diproduk oleh otak, tetapi semua tidak hanya mengandalkan otak,